Forex Broker
- Broker Forex Professional

Useful Links
- Trading Forex (Valas)
- Belajar Forex (Valas)
- Jual Beli Liberty Reserve
- Tutorial Marketiva
- Learn Forex Like A Pro
- World Time and Date
- Atomic Clock Software

New York Time


YM ID: BelajarForexPro


Live Chat
(No Yahoo Messanger Needed)

Bila anda menggunakan FireFox 3.x dan chat box tidak nampak. Silahkan menggunakan Internet Explorer


Tutorial Setting dan Options Expert Advisor "Super Hedging"

www.belajarforexpro.com | Belajar Trading Forex (Valas)www.learnforexpro.com | Learn Forex Trading
Start Trading Forex (Valas) at BelajarForexPro Untuk keamanan bertrading, kami menyarankan anda tidak mengganti setting asal (default) kecuali anda telah mahir dan berpengalaman menggunakan Expert Advisor "Super Hedging" BelajarForexPro.com.

Tips sukses dalam bertrading menggunakan Expert Advisor "Super Hedging" adalah dengan mencoba langsung sesering mungkin. Tanpa mencoba secara langsung (forward test) dalam berbagai kondisi market (baik trending maupun sideways), maka tidak mungkin Expert Advisor akan menghasilkan profit yang konsisten.

Setting Default dari Expert Advisor "Super Hedging" adalah menggunakan fitur hedging, yaitu cocok untuk market trending (bergejolak/volatile). Sedangkan untuk market sideways (datar/flat) anda dapat menggunakan type Averaging (hanya untuk yang mahir karena lebih beresiko).

Faktor yang terpenting bagi kesuksesan trading menggunakan Expert Advisor kami adalah : KEKUATAN MODAL dibandingkan dengan lot awal yang anda gunakan. Semakin kuat modal anda, semakin aman dan profitable. Batas minimal yang kami sarankan adalah sangat limited.

WARNING :
Resiko yang harus anda waspadai apabila menggunakan Expert Advisor dengan modal yang terlalu kecil :
  1. Kemunginan terjadi loss adalah lebih besar karena modal tidak cukup kuat menahan loss. (Default resiko adalah 100% akan dicut loss)
  2. Semakin sering mengalami loss akan lebih lama waktu yang diperlukan untuk mengembalikan loss yang terjadi

Cara Setting Input secara cepat menggunakan Preset

Apabila anda sering menggunakan setting tertentu, maka silahkan menggunakan preset. Preset adalah file yang berisi setting parameter EA yang menjadi favorit trader.

Sebagai contoh trader ingin menggunakan setting berbeda dengan default, maka trader cukup melakukan langkah-langkah menjalankan EA seperti biasa, yaitu klik 2x pada EA Super Hedging, setelah window EA muncul, klik Tab Input. Ganti setting yang diinginkan, setelah selesai, klik "Save" untuk menyimpan setting dalam bentuk file preset. Untuk melakukan load, silahkan klik load dan pilih file yang telah anda save, lalu OK untuk mengeksekusi EA sesuai setting.

Penamaan preset cukup penting, seandainya anda menggunakan multiplier 2 dan timelimit true, maka sebagai contoh nama file preset dapat dinamakan Multi2TLimit.set untuk memudahkan mengenali setting yang digunakan.


Setting EA untuk pemula

Apabila anda pemula yang masih bingung silahkan menggunakan setting default atau menggunakan 3 setting utama sebagai berikut
  1. Mode = misalnya h2, hn, hn2, ht, ht2, dsb.
  2. LotSize = dapat disesuaikan dengan modal dan minimum lot broker yang digunakan.
  3. MaxRiskPercentage = resiko maksimal (dalam satuan persen)
Penjelasan lebih lanjut mengenai ketiga setting di atas dapat dibaca di bawah :


Penjelasan Fitur, Input Setting, dan Options "Super Hedging"
    1. Mode
      Value :
      normal (default)
      Hedging : h, h2, hn, hn2, ht, ht2
      Averaging : a, at, an, ahl, myav, myav2 (averaging adalah Khusus Live Account pada Platform Kelas B yang memenuhi syarat).


      Mode merupakan paket kumpulan setting untuk memudahkan trader melakukan setting input parameter secara cepat dan praktis. Mode mirip dengan menggunakan preset tetapi mode telah built in tertanam pada program EA.

      Penulisan harus menggunakan huruf kecil, tanpa tanda petik, dan tanpa spasi. Satu mode tidak dapat dicampur dengan mode lainnya. Sebagai contoh anda ingin menggunakan hedging multiplier 2, maka cukup mengisikan h2 pada mode lalu klik OK. Anda tidak dapat menggabungkan 2 mode sekaligus, sebagai contoh : "h2 hn".

      Dengan memasukkan sebagai contoh mode h2. Maka otomatis EA akan menginput setting mode h2 :

      Parameter Mode h2 :
      Averaging=false
      TimeLimit=false
      Hedging=true
      Multiplier=0
      GapAdjustment=false

      Dengan menggunakan mode h2, berarti sama halnya trader menginput secara manual kelima input di atas dan membiarkan setting lainnya tetap default.

      Tips penting yang perlu diingat adalah parameter lainnya selain kelima setting di atas otomatis adalah TETAP setting standard / tidak berubah. Seandainya anda ingin menggunakan mode h2 dan sebagai tambahan ingin mengubah nilai HedgeGap. Maka silahkan input h2, mengganti nilai HedgeGap, lalu klik OK.

      Setting campuran antara mode dan parameter lainnya juga dapat disave dalam bentuk file preset seperti biasa.

      Detail penjelasan setting input EA Super Hedging menggunakan Mode :

      Mode h : (Risk : 1)
      Averaging=false
      TimeLimit=false
      Hedging=true
      Multiplier=0
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 0 (kelipatan 1,2,3,6 dst). Looping adalah 1 putaran. Setelah close, maka EA akan berhenti.

      Mode h2 : (Risk : 3)
      Averaging=false
      TimeLimit=false
      Hedging=true
      Multiplier=2
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah 1 putaran. Setelah close, maka EA akan berhenti.

      Mode hn : (Risk : 3)
      Averaging=false
      EALoop=0
      TimeLimit=false
      Hedging=true
      Multiplier=0
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 0 (kelipatan 1,2,3,6 dst). Looping adalah terus menerus (non stop). Setelah close, maka EA akan open posisi baru (loop selanjutnya).

      Mode hn2 : (Risk : 4)
      Averaging=false
      EALoop=0
      TimeLimit=false
      Hedging=true
      Multiplier=2
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah terus menerus (non stop). Setelah close, maka EA akan open posisi baru (loop selanjutnya).

      Mode ht : (Risk : 2)
      Averaging=false
      TimeLimit=true
      Hedging=true
      Multiplier=0
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 0 (kelipatan 1,2,3,6 dst). Looping adalah beberapa jam per hari terus menerus sesuai setting Range Waktu TimeLimit (keterangan lengkap dapat dibaca pada penjelasan TimeLimit).

      Mode ht2 : (Risk : 3)
      Averaging=false
      TimeLimit=true
      Hedging=true
      Multiplier=2
      GapAdjustment=false

      Mode ini menggunakan teknik Hedging, Multiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah beberapa jam per hari terus menerus sesuai setting Range Waktu TimeLimit (keterangan lengkap dapat dibaca pada penjelasan TimeLimit).

      Mode a : (Risk : 3)
      Averaging=true
      Hedging=false
      TimeLimit=false
      AveragingMultiplier=2

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah 1 putaran. Setelah close, maka EA akan berhenti.

      Mode at : (Risk : 2)
      Averaging=true
      Hedging=false
      TimeLimit=true
      AveragingMultiplier=2

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah nonstop selama waktu berada pada range timelimit.

      Mode an : (Risk : 4)
      Averaging=true
      Hedging=false
      EALoop=0
      TimeLimit=false
      AveragingMultiplier=2

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah terus menerus (non stop). Setelah close, maka EA akan open posisi baru (loop selanjutnya).

      Mode ahl : (Risk : 1)
      Averaging=true
      Hedging=false
      TimeLimit=false
      StartFromHiLow=true
      AveragingMultiplier=2

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Looping adalah terus menerus (non stop) selama jarak Hi Low harian melebihi Range yang diset pada setting MinimumHiLowRange.

      Mode myav : (Risk : 2.5) (new)
      AveragingHedgeGap=50
      AveragingMultiplier=2
      AveragingTakeProfit=35
      AveragingStopLoss =0
      increase=0
      Hedging=false
      Averaging=true
      TrailingStop=50
      TrailingStopStartLevel=1
      TrailingStopEndLevel=2
      Rebound=3
      TrailingStop_2=40
      TrailingStop_2_StartLevel=2
      TrailingStop_2_EndLevel=4
      Rebound_2=2
      TrailingStop_3=30
      TrailingStop_3_StartLevel=4
      TrailingStop_3_EndLevel=0
      Rebound_3=2
      TrailingStop_4=6
      TrailingStop_4_StartLevel=5
      TrailingStop_4_EndLevel=0
      Rebound_4=1

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Tanpa increase. Gap 30 point. Looping adalah 1 putaran. Setelah close, maka EA akan berhenti.

      Mode myav2 : (Risk : 2.5) (new)
      AveragingHedgeGap=50
      AveragingMultiplier=2
      AveragingTakeProfit=35
      AveragingStopLoss =0
      increase=0
      StartFromHiLow=true
      MinimumHiLowRange=100
      RangeFromHiLow=5
      HiLowIndicatorLevel=0
      Hedging=false
      Averaging=true
      TrailingStop=50
      TrailingStopStartLevel=1
      TrailingStopEndLevel=2
      Rebound=3
      TrailingStop_2=40
      TrailingStop_2_StartLevel=2
      TrailingStop_2_EndLevel=4
      Rebound_2=2
      TrailingStop_3=30
      TrailingStop_3_StartLevel=4
      TrailingStop_3_EndLevel=0
      Rebound_3=2
      TrailingStop_4=6
      TrailingStop_4_StartLevel=5
      TrailingStop_4_EndLevel=0
      Rebound_4=1

      Mode ini menggunakan teknik Averaging, AveragingMultiplier 2 (kelipatan 1,2,4,8 dst). Tanpa increase. Gap 30 point. Looping adalah terus menerus (non stop) selama jarak Hi Low harian melebihi Range yang diset pada setting MinimumHiLowRange.


  1. Close All Position

    1. CloseAllPair
      Value : true atau false (default)

      CloseAllPair berfungsi untuk menutup secara manual semua posisi dan semua pair yang sedang aktif saat itu. Silahkan set true untuk menutup semua open posisi dan pending order. Pastikan anda telah mendapatkan profit yang cukup apabila menggunakan fitur ini untuk melakukan scalping (menutup posisi sewaktu profit minimal) karena jika ada lebih dari 1 order maka posisi-posisi tersebut akan terclose satu per satu secara bertahap (membutuhkan waktu untuk close, tidak dapat serentak) Bila profit terlalu minim akan menyebabkan loss waktu harga bergerak sewaktu proses closing.

    2. CloseAll
      Value : true atau false (default)

      CloseAll berfungsi untuk menutup semua posisi pada pair yang sama secara manual. Silahkan set true untuk menutup semua open posisi dan pending order secara manual. Pastikan anda telah mendapatkan profit yang cukup apabila menggunakan fitur ini untuk melakukan scalping (menutup posisi sewaktu profit minimal) karena jika ada lebih dari 1 order maka posisi-posisi tersebut akan terclose satu per satu secara bertahap (membutuhkan waktu untuk close, tidak dapat serentak) Bila profit terlalu minim akan menyebabkan loss waktu harga bergerak sewaktu proses closing.

  2. Basic Parameter

    1. EALoop
      Value : 1 (default), 2, 3, .. dst. atau 0 (nol = non stop)

      EALoop merupakan setting berapa kali loop (putaran) EA akan berjalan. Bila anda set 2 berarti EA akan berjalan 2 kali putaran lalu berhenti. Yaitu setelah putaran pertama telah close, EA akan tetap ON dan open posisi dari awal lagi (putaran kedua). Setelah close, EA akan OFF.

      Untuk mengeset EA agar berjalan terus menerus tanpa henti (non stop), anda dapat set EALoop menjadi nol/zero (0). Setting ini untuk menjalankan EA non stop. Yaitu setiap kali EA close, maka EA akan tetap ON dan open posisi dari awal lagi (putaran berikutnya). EA akan terus menerus open posisi baru setelah close. Looping (siklus) ini akan terjadi seterusnya hingga anda mematikan EA dengan cara "CloseAll". Cara lain agar anda tidak perlu close sewaktu EA sedang aktif adalah, remove EA lalu drag ulang EA dengan setting EALoop misalnya 1.

      Setting non stop ini sangat profitable apabila digunakan dengan modal sangat kuat, tetapi berbahaya untuk anda yang belum mahir dan yang bermodal menengah. Bagi pemula, hanya gunakan EALoop 1 agar aman.

    2. LotSize
      Value : 0.1 (default), 0.2, 0.01, 1.00, 0.25.. dst. (Decimal LotSize bergantung dari modal dan platform forex yang digunakan)

      LotSize merupakan setting jumlah lot open posisi awal. Angka pecahan (desimal) yang dapat digunakan tergantung MODAL dan PLATFORM yang digunakan. Platform mini lot dapat menggunakan kelipatan 0.1. Contoh : 0.2, 0.9, 1.0, 1.5, 5.0 dll. Sedangkan platform micro lot dapat menggunakan kelipatan 0.01, contoh : 0.02, 0.25, 1.25, 10.00 dan sebagainya.

    3. TimeLimit
      Value : false (default)

      TimeLimit merupakan setting untuk membatasi trade agar hanya melakukan open posisi pada pukul 12 wib hingga 21 wib meskipun EA dijalankan selama 24 jam. Selama dalam range pukul 12 wib hingga 21 wib EA akan selalu berjalan looping terus menerus. Apabila telah closed, EA akan selalu open posisi baru. Setting TimeLimit hampir sama dengan setting nonstop 24 jam (EALoop=0) dengan perbedaan EA akan berjalan dalam range tersebut. Setting EALoop dapat dibiarkan defaultnya (tidak perlu diubah)
      Untuk mengaktifkan TimeLimit, silahkan set true.

    4. CloseOneCloseAll
      Value : true (default) atau false

      CloseOneCloseAll merupakan setting apabila salah satu posisi OPEN ada terclose, maka keseluruhan posisi akan diclose. Apabila diset false, maka apabila EA salah satu posisi open diclose, maka posisi open lain tetap terbuka. Kecuali sudah tidak ada open posisi maka pending order yang tetap aktif akan ikut diclose. Fitur ini untuk intervensi dari EA yang sedang berjalan. (Tidak disarankan untuk set false fitur ini kecuali telah mahir)

    5. AutoCalculateLot
      Value : true atau false (default)

      AutoCalculateLot merupakan setting untuk menghitung jumlah lot awal secara otomatis sesuai modal saat ini. Apabila anda set true, maka jumlah lot awal tidak akan menggunakan setting "LotSize" tetapi otomatis akan disesuaikan dengan modal anda saat ini. Penggunaan AutoCalculateLot seharusnya digunakan dengan fitur LotEquityRatio di bawah ini. Untuk mengaktifkan fitur ini set true.

    6. OnlyAllowDecreaseLot
      Value : true (default) atau false

      OnlyAllowDecreaseLot hanya akan berfungsi apabila EALoop diset lebih besar dari 1 kali atau 0 (non stop). OnlyAllowDecreaseLot akan mengijinkan AutoCalculateLot menggunakan lot awal yang lebih kecil untuk loop berikutnya, ketika terjadi kerugian/modal berkurang. Apabila profit, maka lot awal loop berikutnya tetaplah sama dengan lot awal sebelumnya, tidak akan bertambah. (No Increase, Only Decrease).

      Jika fitur ini dimatikan, maka lot awal loop berikutnya akan mengikuti jumlah modal yang ada. Sewaktu mengalami profit dan modal bertambah, lot awal berikutnya akan bertambah, sewaktu mengalami loss dan modal berkurang, lot awal berikutnya akan bertambah kecil. Untuk mematikan fitur ini set false.

    7. LotEquityRatio
      Value : 1,2,3,..dll

      LotEquityRatio merupakan setting untuk menghitung jumlah lot awal secara otomatis berdasarkan berapa kali modal saat ini. LotEquityRatio HANYA AKAN berfungsi apabila AutoCalculateLot telah diset true.

      Untuk menggunakan 2x modal. Silahkan mengisi 2 pada LotEquityRatio. Contoh : Modal anda $1250, trading pada micro lot, LotEquityRatio 2. Maka lot yang digunakan adalah 1250 x 2 = 2500 atau 0.025 dibulatkan menjadi 0.03. Untuk modal $1100, trading pada micro lot, LotEquityRatio 2. Maka lot yang digunakan adalah 1100 x 2 = 2200 atau 0.022 dibulatkan menjadi 0.02.

    8. CloseWhileHedgingProfit
      Value : 0, 5, 10 (default), dll (dalam point)

      CloseWhileHedgingProfit merupakan setting untuk mengclose otomatis apabila terjadi order yang full hedging pada saat anda melakukan intervensi secara salah. Contoh : CloseWhileHedgingProfit 10, bila telah profit sebanyak 10 point atau lebih maka akan close salah satu posisi.

  3. Safer

    1. Start_Safer
      Value : false (default) atau true

      Start_Safer merupakan setting untuk melakukan cut profit dalam jumlah kecil / cut BEP (impas) / ataupun Cut Loss dalam jumlah loss kecil.

      Penting ! Fitur ini hanya akan aktif jika harga pernah menyentuh titik BEPnya (kecuali Safer_Money_CutLoss). Safer_Money_CutLoss tetap akan akfit meskipun belum menyentuh titik BEP. Sebagai contoh, bila anda set Safer start aktif pada level 6, maka sewaktu level telah mencapai level 6 tetapi harga tidak pernah menyentuh titik profit total 0 (BEP atau impas) maka fitur ini tidak dapat aktif / posisi anda belum aman kecuali anda telah memasukkan nilai Safer_Money_CutLoss.

      Dalam hal ini, Super Hedging akan selalu menunggu kesempatan hingga tersentuh. Jika tidak ada kesempatan pada level tersebut maka EA akan mencari kesempatan pada level berikutnya. Karena itu disarankan agar Safer End Level selalu diset ke posisi 0 (tanpa batas).

      Fitur ini dibuat untuk mengamankan posisi (cut loss/BEP/profit kecil) pada level tinggi (misalnya level 6 atau 7). Untuk menjalankan fitur ini silahkan set Start_Safer True

    2. Safer
      Value : 3 (default), 0, -3, dll (dalam point)

      Safer merupakan jumlah cut BEP, cut loss, atau cut profit.

    3. Safer_Money_CutLoss
      Value : 100 (default), 300, 500, dll (dalam dollar, tidak perlu memasukkan angka minus)

      Safer_Money_CutLoss merupakan setting fitur Cut Loss / tingkat kerugian pada level tertentu (dalam dollar). Setting default 100 cocok digunakan pada mini lot (nilai per pip sekitar $1). Untuk micro lot anda dapat menggunakan nilai yang lebih kecil, sebagai contoh sekitar $10.

      Setting ini akan optimal bila diset pada level yang tinggi untuk melindungi dari margin call karena tidak cukup modal. Sebagai contoh bila Safer_StartLevel diset pada level 5, Safer_Multiplier 3, dan Safer_Money_CutLoss $100 maka ketika level 5 dan total profit keseluruhan posisi adalah rugi maksimal $100 akan dicut loss. Jika posisi total anda masih rugi lebih besar dari nilai yg diset (contoh posisi sekarang rugi $300) maka tidak akan dicut loss hingga total kerugian kurang atau sama dengan $100.

      Pada level berikutnya (misalnya level 6), otomatis nilai Safer_Money_CutLoss akan dinaikkan sesuai Safer_Multiplier yang anda gunakan. Yaitu dengan Safer_Money_CutLoss=100 dan Safer_Multiplier=3, maka pada level 6 : 1x100x3=$300, pada level 7 adalah $600 dan seterusnya. Cara perhitungan pertambahan nilai Safer_Money_CutLoss akan dijelaskan pada section Safer_Multiplier di bawah.

      Nilai Safer_Money_CutLoss akan dinaikkan karena pertambahan level, peningkatan loss / profit menjadi besar karena lot berlipat. Sebab itu kami menyarankan anda RELA melakukan cut loss pada level serendah mungkin, sebagai contoh level 5 agar loss tidak terlalu besar dan tetap dapat bertrading dengan aman.

    4. Safer_Multiplier (feature ini hanya khusus Live Account pada Platform Kelas B yang memenuhi syarat)
      Value : 3 (default), 0, 1, dan di atas 1, misalnya 1.5, 2.5, dll

      Safer_Multiplier merupakan setting peningkatan nilai Safer_Money_CutLoss setiap pertambahan level. Ada 3 pilihan yang dapat digunakan yaitu 0, 1 atau lebih besar dari 1. Untuk lebih besar dari 1 boleh pecahan 2 decimal. (contoh : 1.50, 1.75, dll)

      Setting Safer_Multiplier hanya akan berfungsi bila Safer_Money_CutLoss diset lebih besar dari 0 dan Start_Safer true. Setting ini akan optimal bila diset pada level yang tinggi dengan untuk melindungi dari margin call karena tidak cukup modal. Perhitungkan baik-baik ketahanan modal sewaktu mencoba demo agar anda tahu pada level berapa Safer_StartLevel sebaiknya diset.

      Contoh :

      Basic Setting :
      Safer_StartLevel=5
      Safer_Money_CutLoss=100

      Safer_Multiplier=0 :
      Tidak ada pertambahan nilai Safer_Money_CutLoss setiap pertambahan level. Jadi nilainya adalah tetap setiap level.Contoh : level 5 hingga seterusnya adalah tetap $100.

      Safer_Multiplier=1 :
      Pada level 5 maka Safer_Money_CutLoss akan diset pada nilai default $100. Sedangkan pada level 6 adalah $200, level 7 $300 dan seterusnya. Digit awal dari nilai yang anda set akan menentukan kelipatan selanjutnya. Sebagai contoh untuk 3 digit Safer_Money_CutLoss, penambahannya adalah 100, untuk 2 digit penambahannya adalah 10.

      Contoh lain adalah Safer_Money_CutLoss $125, maka urutan lengkapnya adalah $125, $225, $325, dst.

      Safer_Multiplier=2 :
      Pada level 5 maka Safer_Money_CutLoss akan diset pada nilai default $100. Sedangkan pada level seterusnya, nilai Safer_Money_CutLoss adalah :

      (Level saat ini - Safer_StartLevel) x Safer_Multiplier x Safer_Money_CutLoss.

      Urutan mulai dari level 5 adalah $100, $200, $400, dst.

      Cara perhitungan : level 6 : (6-5)*2*100 = $200, level 7 : (7-5)*2*100 = $400, dst.

      Safer_Multiplier=3 :
      Pada level 5 maka Safer_Money_CutLoss akan diset pada nilai default $100. Sedangkan pada level seterusnya adalah 300, 600, 900, dst.

    5. Safer_StartLevel
      Value : 5 (default), 6, dll

      Safer_StartLevel merupakan setting pada level berapa fitur Safer mulai aktif

      Setting ini akan optimal bila diset pada level yang tinggi untuk melindungi dari margin call karena tidak cukup modal. Perhitungkan baik-baik ketahanan modal sewaktu mencoba demo agar anda tahu pada level berapa Safer_StartLevel sebaiknya diset.

    6. Safer_EndLevel
      Value : 0 (default), 7, 8, dll

      Safer_EndLevel merupakan setting pada level berapa fitur Safer dinonaktifkan

      Sebaiknya setting ini selalu diset ke 0 (tidak terbatas), agar selalu aktif untuk melindungi dari Margin Call.

  4. Incremental Range

    1. Increase
      Value : 15 (default), 20, 25, dll (dalam point)

      Increase merupakan setting untuk meningkatkan / memperlebar jarak antar posisi setiap level berikutnya. Fitur ini sangat penting untuk mengurangi resiko trading dengan teknik hedging atau averaging.

      Selalu akan ada 2 sisi yaitu : Jika increase terlalu lebar, akan semakin aman tetapi butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan profit. Jika increase terlalu kecil, akan semakin beresiko tetapi butuh waktu lebih singkat untuk mendapatkan profit. Untuk mematikan fitur ini silahkan input 0. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    2. IncreaseStartLevel
      Value : 2 (default), 3, dll

      IncreaseStartLevel merupakan setting pada level berapa fitur Increase mulai aktif.

      Untuk setting IncreaseStartLevel 2, berarti jarak/range antar posisi akan mulai melebar pada level 2. Agar IncreaseStartLevel dapat berfungsi, fitur Increase harus diisi angka lebih besar dari 0.

    3. IncreaseEndLevel
      Value : 0 (default), 3, dll

      IncreaseEndLevel merupakan setting pada level berapa fitur Increase mulai nonaktif.

      Untuk setting IncreaseEndLevel 0, berarti jarak/range antar posisi TIDAK akan berhenti melebar. (terus bertambah setiap level tanpa ada batas/limit) Setting IncreaseEndLevel harus lebih besar daripada IncreaseStartLevel. Agar IncreaseEndLevel dapat berfungsi, fitur Increase harus diisi angka lebih besar dari IncreaseStartLevel atau 0 (tanpa batas).

  5. Hedging Strategy

    1. Hedging
      Value : true (default) atau false

      Hedging merupakan strategy yang mengoptimalkan teknik breakout menggunakan hedging. Dasar dari strategy hedging adalah teknik "Langit dan Bumi" yang telah lama kami bahas pada halaman "Forex Strategy". Strategy ini merupakan strategy andalan dan lebih aman dibandingkan averaging. Untuk menonaktifkan Hedging silahkan set false.

    2. HedgeGap
      Value : 23 (default), 25, 30, dll (dalam point)

      HedgeGap merupakan jarak (gap) antara posisi awal buy dan sell. Agar HedgeGap dapat berfungsi, fitur Hedging harus true

    3. Multiplier
      Value : 0 (default), 1.5, 2, dll (Dapat menggunakan decimal)

      Multiplier adalah jumlah kelipatan lot setiap open posisi baru. Setting yang safe adalah default 0. Dengan mengeset 2 maka kelipatan lot berikutnya adalah 2x lot sebelumnya. Contoh : 1,2,4,8, dst. Jika Multiplier 3, maka kelipatan lot adalah 1,3,9, dst. (sangat berbahaya). Dengan mengeset 1, kelipatan multiplier adalah : 1,2,3,4, dst. Untuk keamanan hanya gunakan default 0 sampai dengan 2. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    4. TakeProfit
      Value : 150 (default), 200, dll (dalam point)

      TakeProfit merupakan level Take Profit secondary, harus di atas 100 agar tidak loss. Karena apabila jarak semakin melebar take profit di bawah 100 akan membahayakan dan dapat menyebabkan loss. Semakin besar Take Profit semakin baik karena hanya berfungsi sebagai cadangan saja.

      Take Profit primary adalah Trailing Stop. Karena itu jangan menonaktifkan Trailing Stop untuk keamanan bertrading.

    5. Stop Loss
      Value : 0 (default), 100, dll (dalam point)

      Stop Loss sangat kami sarankan untuk dibiarkan default 0. Dengan mengeset 0 maka Stop Loss akan otomatis disesuaikan oleh Expert Advisor. Setting Stop Loss sangatlah penting. Apabila salah mengisi, maka akan sangat merugikan anda. Sebaiknya tetap sesuai defaultnya, yaitu 0. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    6. GapAdjustment
      Value : true atau false (default)

      GapAdjustment adalah penyesuaian jarak gap jika terjadi slippage. Fitur ini berguna bila terjadi gap pada saat order posisi baru. Untuk mengaktifkan GapAdjustment, silahkan set ke true

  6. Averaging Strategy (averaging adalah Khusus Live Account pada Platform Kelas B yang memenuhi syarat).

    1. Averaging
      Value : true atau false (default)

      Averaging merupakan strategy yang mengoptimalkan teknik averaging yang telah lama kami bahas pada halaman "Forex Strategy", yaitu Double Impact. Untuk mengaktifkan Averaging silahkan set true.

    2. AveragingHedgeGap
      Value : 20 (default), 25, 30, dll (dalam point)

      AveragingHedgeGap merupakan jarak (gap) antara posisi awal buy dan buy berikutnya, atau sell dengan sell berikutnya. Agar AveragingHedgeGap dapat berfungsi, fitur Averaging harus true

    3. AveragingMultiplier
      Value : 2 (default), 1, 1.5, 1.75, dll (Dapat menggunakan decimal)

      AveragingMultiplier adalah jumlah kelipatan lot setiap open posisi baru. Setting yang cukup safe adalah default 2. Dengan mengeset 2 maka kelipatan lot berikutnya adalah 2x lot sebelumnya. Contoh : 1,2,4,8, dst. Jika Multiplier 3, maka kelipatan lot adalah 1,3,9, dst. (sangat berbahaya). Dengan mengeset 1, kelipatan multiplier adalah : 1,2,3,4, dst. Khusus untuk AveragingMultiplier 0, maka jumlah lot adalah sama dengan setting LotSize. Contoh : 1, 1, 1, dst Untuk keamanan hanya gunakan default 0 sampai dengan 2. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    4. AveragingTakeProfit
      Value : 50 (default), 20, 25, dll (dalam point)

      AveragingTakeProfit merupakan level Take Profit secondary. Anda dapat set berapapun anda inginkan. Adapun AveragingTakeProfit merupakan cadangan saja.

      Take Profit primary adalah Trailing Stop. Karena itu jangan menonaktifkan Trailing Stop untuk keamanan bertrading.

    5. AveragingStopLoss
      Value : 0 (default), 100, dll (dalam point)

      AveragingStopLoss sebaiknya dibiarkan default 0 ataupun diset sesuai selera. Setting Stop Loss sangatlah penting. Apabila salah mengisi, maka akan sangat merugikan anda. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    6. MaxLotStop
      Value : 0 (default), 0.8, 1, dll (dalam decimal lot)

      MaxLotStop adalah maksimum lot yang dapat digunakan. Misalnya anda ingin jumlah lot maksimal yang dapat diopen adalah 1 lot. Silahkan isi 1. Jika lot telah sampai pada 1 lot, maka EA tidak akan open posisi baru lagi. Untuk mematikan fitur ini set ke 0. (Tidak disarankan untuk mengubah set fitur ini kecuali telah mahir)

    7. StartFromHiLow
      Value : false (default) atau true

      StartFromHiLow adalah fitur agar Averaging hanya open posisi Buy dan Sell pada titik high low harian untuk meminimalkan resiko dari teknik Averaging. Pemikiran dari StartFromHiLow adalah setelah range harian mencapai range yang cukup besar diharapkan harga akan cenderung turun setelah menyentuh / breakout titik High atau harga akan cenderung naik setelah menyentuh / breakout titik Low

    8. MinimumHiLowRange
      Value : 100 (default), 130, dll (dalam point)

      MinimumHiLowRange adalah setting minimal range jarak High Low harian sebelum Averaging dapat melakukan open posisi. Sebagai contoh, pada saat itu, range jarak High dan Low harian adalah kurang dari 100 point, dan nilai MinimumHiLowRange adalah 100 maka EA tidak akan melakukan open posisi hingga range high low mencapai minimal 100 point. Untuk mengaktifkan MinimumHiLowRange, StartFromHiLow harus true

    9. RangeFromHiLow
      Value : 5 (default), 10, dll (dalam point)

      RangeFromHiLow adalah jarak gap pending order Limit Sell di atas titik High dan jarak limit Buy di bawah titik Low. Nilai 5 berarti Limit Sell adalah berjarak 5 point di atas titik High dan titik Limit Buy adalah 5 point di atas titik Low. Setting ini berguna agar Pending order tidak langsung aktif begitu menyentuh titik high dan low, tetapi hanya akan aktif setelah menembus (breakout) high low sebanyak nilai x point. Dalam hal ini Limit Sell akan diset pada titik High + RangeFromHiLow dan Limit Buy akan diset pada titik Low - RangeFromHiLow. Untuk mengaktifkan RangeFromHiLow, StartFromHiLow harus true


  7. Initial Order

    1. InitialOrder
      Value : auto (atau "a") (default), manual (atau "m"), buy auto (atau "ba"), atau sell auto (atau "sa"). Isikan hanya dengan huruf kecil semua, untuk buy auto dan sell auto harus menggunakan spasi di antara keduanya !. Untuk manual, buy auto, maupun sell auto dapat menggunakan singkatan. Misalnya cukup "a", "m", "ba", atau "sa" tanpa tanda petik (").

      InitialOrder merupakan setting open order pertama kali (initial) sewaktu Expert Advisor ON.

      1. auto : EA akan open order buy atau sell secara otomatis sesuai cross over / perpotongan dari 2 signal EMA (Exponential Moving Average) Short EMA dan Long EMA . (Setting EMA dapat anda ganti sesuai kebutuhan pada option Short dan Long EMA)

      2. manual (atau "m") : Open order awal harus anda lakukan manual pada harga market (tidak bisa menggunakan pending order). Setelah posisi order anda open maka Expert Advisor akan mengambil alih dan melanjutkan secara otomatis. Apabila EALoop anda set lebih dari 1 ataupun EALoop=0 (Looping Non Stop), maka setelah looping (putaran) pertama close, akan otomatis open posisi awal loop berikutnya dengan otomatis (auto).

      3. buy auto (atau "ba") : Pada awalnya EA akan open order buy pada harga market. Apabila EALoop anda set lebih dari 1 ataupun EALoop=0 (Looping Non Stop), maka setelah looping (putaran) pertama close, akan otomatis open posisi awal loop berikutnya dengan otomatis (auto).

      4. sell auto (atau "sa") : Pada awalnya EA akan open order sell pada harga market. Apabila EALoop anda set lebih dari 1 ataupun EALoop=0 (Looping Non Stop), maka setelah looping (putaran) pertama close, akan otomatis open posisi awal loop berikutnya dengan otomatis (auto).

    2. ShortEMA
      Value : 5 (default), 10, dll. (dalam timeframe yang anda gunakan)

      ShortEMA merupakan salah satu signal untuk decision maker initial order auto. Bila anda menggunakan EA pada chart timeframe 1 menit berarti ShortEMA 5 didasarkan rata-rata Exponential Moving Average (EMA) dari 5 buah bar dari chart 1 menit tersebut. ShortEMA HARUS lebih kecil daripada LongEMA, jika tidak maka signalnya akan terbalik.

    3. LongEMA
      Value : 14 (default), 20, 50, 100, dll. (dalam timeframe yang anda gunakan)

      LongEMA merupakan salah satu signal untuk decision maker initial order auto. Cara perhitungan LongEMA adalah sama dengan ShortEMA yaitu menggunakan metode Exponential Moving Average. Hanya saja LongEMA memiliki periode yang lebih lama daripada ShortEMA. Karena itu anda HARUS menginput lebih besar daripada ShortEMA, jika tidak maka signalnya akan terbalik.

  8. Start With Straddle

    1. Straddle
      Value : true atau false (default)

      Straddle adalah salah satu teknik order Buy Stop di atas harga sekarang dan order Sell Stop di bawah harga sekarang pada saat yang bersamaan. Teknik ini seringkali digunakan sebelum News Announcement (pengumuman berita ekonomi penting). Untuk dasar dan penjelasan lebih detail mengenai teknik ini dapat dibaca pada halaman "Forex Strategy", teknik Langit dan Bumi. Set ke true untuk mengaktifkan fitur ini. Setting tambahan yang perlu anda atur adalah Straddle Range ATAU StraddleBuyPrice dan StraddleSellPrice. Apabila Straddle Range telah anda set, tidak perlu mengisi StraddleBuyPrice dan StraddleSellPrice. Untuk mengaktifkan fitur ini silahkan set true.

      Tips : Anda dapat menggabungkan Straddle dengan Hedging untuk trading 1 atau 2 menit sebelum news penting diumumkan. Caranya adalah set Straddle true dan Hedging tetap dalam setting true.

    2. StraddleRange
      Value : 8 (default), 15, 20, dll. (dalam point)

      StraddleRange merupakan jarak pending order Buy Stop dan Sell Stop dengan harga sekarang. Apabila anda isi dengan 10. Maka Expert Advisor akan order Buy Stop Pending pada harga sekarang ditambah 10 point dan order Sell Stop Pending pada harga sekarang dikurangi 10 point. Agar StraddleRange dapat berfungsi, fitur Straddle harus true

    3. StraddleBuyPrice
      Value : 0 (default), 2.0000, 1.9530, dll. (dalam price)

      StraddleBuyPrice merupakan harga Buy Stop order yang ingin anda isikan secara manual. StraddleBuyPrice dapat anda isi jika ingin menggunakan interval range yang berbeda dengan interval range Sell Stop.

      Misalnya : Buy Stop Order berjarak 15 point dari harga sekarang, sedangkan Sell Stop Order berjarak 10 point dari harga sekarang. Setelah anda set StraddleBuyPrice silahkan set StraddleSellPrice pada input berikutnya. Agar StraddleBuyPrice dapat berfungsi, fitur Straddle harus true

    4. StraddleSellPrice
      Value : 0 (default), 2.0000, 1.9530, dll. (dalam price)

      StraddleSellPrice merupakan harga Sell Stop order yang ingin anda isikan secara manual. StraddleSellPrice dapat anda isi jika ingin menggunakan interval range yang berbeda dengan interval range Buy Stop. Agar StraddleSellPrice dapat berfungsi, fitur Straddle harus true

    5. StraddleTakeProfit
      Value : 20 (default), 15, 30, dll. (dalam point)

      StraddleTakeProfit merupakan Take Profit level dari Buy Stop dan Sell Stop order yang ingin anda gunakan. Apabila Hedging anda tetap dalam kondisi true, maka apabila salah satu order tersentuh, maka order lainnya akan dicancel. Setelah itu system hedging akan mengambil alih dan mengatur Take Profitnya sesuai setting Take Profit Strategy Hedging. Agar StraddleTakeProfit dapat berfungsi, fitur Straddle harus true

    6. StraddleStopLoss
      Value : 0 (default), 15, 20, 30, dll. (dalam point)

      StraddleStopLoss merupakan Stop Loss level dari Buy Stop dan Sell Stop order yang ingin anda gunakan. Apabila Hedging anda tetap dalam kondisi true, maka apabila salah satu order tersentuh, maka order lainnya akan dicancel. Setelah itu system hedging akan mengambil alih dan mengatur Stop Lossnya sesuai setting Strategy Hedging. Kami menyarankan anda set StraddleStopLoss ke 0 apabila menggabungkan dengan strategy Hedging. Agar StraddleStopLoss dapat berfungsi, fitur Straddle harus true


  9. Trailing Stop

    1. TrailingStop
      Value : 20 , 25, 30, dll. (dalam point)

      TrailingStop berfungsi untuk melindungi (lock) profit yang telah anda dapatkan. Contoh : Trailing Stop 20 point, berarti apabila anda profit lebih dari 20 point, misalnya 25. Maka profit 5 point akan dilock otomatis. Ketika market berbalik arah melawan posisi yang dipasang, maka anda tidak akan rugi sebab 5 point telah dikunci. Harap diingat, cara kerja Trailing Stop Super Hedging adalah melakukan closing pada harga market, karena itu profit yang telah dilock tetap dapat berubah jika harga bergerak cepat. (Disarankan tidak menggunakan Trailing Stop yang tidak terlalu kecil, kecuali untuk tujuan BEP / cut loss pada level yang tinggi / kritis)

      Penjelasan lebih lengkap tentang Trailing Stop dapat anda baca pada halaman Tutorial Part 2

      Fitur ini berbeda dengan trailing stop pada umumnya karena dapat berfungsi meskipun di bawah 15 point. Kami memberikan 3 macam Trailing Stop untuk locking profit yang dapat disesuaikan pada level yang berbeda.

      Ingat! Trailing Stop jangan terlalu kecil misalnya dibawah 10 (kecuali untuk cut loss / BEP pada level tinggi / kritis, sebagai contoh level 5 ke atas), karena closing dari Trailing Stop adalah dari harga market. Apabila Trailing Stop sedang bekerja dan harga bergerak tiba-tiba, profit anda dapat berubah menjadi minus!

    2. TrailingStopStartLevel
      Value : 2, 3, dll.

      TrailingStopStartLevel adalah setting pada level keberapa Trailing Stop akan aktif.

      Tips :
      Trailing Stop harus digunakan pada semua level dan tidak boleh ada yang terlewat. Sebagai contoh : Trailing Stop Start pada level 1 hingga End pada level 3, maka Trailing Stop kedua harus start level 3 dan seterusnya. Tidak boleh terloncati karena akan sangat berbahaya.

      Bila 2 atau lebih Trailing Stop overlap (tertindih), tidak akan error, melainkan lebih baik karena terlindungi 2 lapis atau lebih. Sebagai contoh TS 1 Start level 1 End level 3. TS2 Start level 2 End level 0. Dalam hal ini level 2 overlap, sehingga lebih aman karena terlindungi 2 Trailing Stop. Agar TrailingStopStartLevel dapat berfungsi, fitur Trailing Stop harus true

    3. TrailingStopEndLevel
      Value : 0, 4, 8 dll.

      TrailingStopEndLevel adalah setting pada level keberapa Trailing Stop akan dinonaktifkan. TrailingStopEndLevel harus lebih besar daripada TrailingStopStartLevel atau 0. Apabila TrailingStopEndLevel diset 0 maka TrailingStopEndLevel akan dimatikan, sehingga Trailing Stop akan ON dan tetap aktif seterusnya mulai level Start hingga sampai level berapapun. (no limit). Agar TrailingStopEndLevel dapat berfungsi, fitur Trailing Stop harus true

    4. Rebound
      Value : 3, 5, 8 dll. (dalam point)

      Rebound adalah setting sejenis Trailing Stop yang dapat membantu melindungi profit. Berbeda dengan Trailing Stop. Apabila Trailing Stop berfungsi pada Harga Sekarang - Trailing Stop, (Contoh : Harga sekarang telah profit 40, Trailing Stop 15), profit yang telah dilock adalah 40-15=25.

      Rebound berfungsi pada titik Harga Tertinggi - Rebound setelah trailing stop aktif (saat profit lebih dari nilai trailing stop yaitu lebih dari 15). Jika pada harga sekarang telah profit 40 point, Rebound 5, maka rebound akan aktif pada harga 40 dikurangi 5. Sehingga profit akan dilock pada 35 point. Agar Rebound dapat berfungsi, fitur Trailing Stop harus true. Untuk menonaktifkan rebound set 0.

      PENTING : Rebound tidak boleh lebih besar dari nilai Trailing Stop


  10. Money Management

    1. MaxRiskPercentage
      Value : 100 (default), 40, 50, 75 dll. (dalam percent)

      MaxRiskPercentage adalah fitur Money Management untuk membatasi loss. Bila MaxRiskPercentage 50, maka ketika loss total mencapai 50% dari Balance atau lebih, semua posisi akan diclose. Contoh : Balance anda $10000 bila MaxRiskPercentage 50, dan loss telah mencapai 50% x 10000 = 5000. Maka ketika loss lebih besar dari $5000, otomatis semua posisi diclose.

      Tips :
      MaxRiskPercentage atau MaxLoss harus diisi salah satunya untuk melindungi account anda. Apabila tidak diisi Selalu ada 2 sisi yang berlawanan di forex. Jika MaxRiskPercentage anda set besar, maka akan lebih profitable, lebih jarang terkena cut loss, tetapi hal ini diikuti dengan risk yang lebih besar, yaitu apabila terjadi cut loss maka kerugian juga otomatis lebih besar. (High Risk High Reward) Jika MaxRiskPercentage anda set kecil, maka akan lebih less profitable, lebih sering terkena cut loss, tetapi hal ini diikuti dengan risk yang lebih kecil.


    2. MaxProfit
      Value : 0 (default), 500, 1000.50, dll. (dalam dollar)

      MaxProfit adalah fitur untuk close semua posisi apabila profit telah mencapai jumlah yang anda set. Untuk close sewaktu telah profit $100.5, silahkan input 100.5 (tanpa tanda $) Untuk mematikan fitur ini silahkan set 0.

    3. MaxLoss
      Value : 0 (default), 500, 1000.50, dll. (dalam dollar)

      MaxLoss adalah fitur untuk close semua posisi apabila loss telah mencapai jumlah yang anda set. Untuk close sewaktu telah loss $500, silahkan input 500. (tanpa tanda $) Untuk mematikan fitur ini silahkan set 0.

    4. MaxLevelAllowed
      Value : 0 (default), 4, dll.

      MaxLevelAllowed adalah fitur untuk close (cut loss) semua posisi apabila level telah sama dengan atau melebihi level yang anda set. Semakin besar level semakin besar pula jumlah lossnya. Sebaiknya fitur ini tidak diaktifkan. Untuk mematikan fitur ini silahkan set 0.

    5. LevelStopOpen
      Value : 0 (default), 4, dll.

      LevelStopOpen adalah fitur untuk membatasi agar EA tidak membuka posisi baru setelah mencapai level tertentu. Untuk mematikan fitur ini silahkan set 0.

  11. Doubler

    1. Doubler
      Value : true atau false (default)

      Doubler adalah fitur untuk menambah open posisi sewaktu profit dengan tujuan memperbesar profit (double). Set ke true untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini cocok apabila dinyalakan sebelum berita yang penting.

    2. DisableTrailingStop
      Value : true atau false (default)

      DisableTrailingStop berfungsi untuk mematikan Trailing Stop. Fitur ini tidak perlu diaktifkan karena membahayakan apabila tidak faham benar dengan cara kerjanya.

    3. DoublerLotSize
      Value : 0.1 (default), 0.8, 1, dll (dalam decimal lot)

      DoublerLotSize adalah jumlah open lot awal dari doubler. Agar DoublerLotSize dapat berfungsi, fitur Doubler harus true

    4. DoublerRangeFromProfit
      Value : 10 (default), 15, 20, dll (dalam point)

      DoublerRangeFromProfit adalah jarak / range minimum dari profit di mana Doubler akan aktif. Contoh : Jika anda set 10 maka Doubler akan melakukan open posisi pada jarak 10 point dari posisi profit. Agar DoublerRangeFromProfit dapat berfungsi, fitur Doubler harus true

    5. DoublerTakeProfit
      Value : 10 (default), 15, 20, dll (dalam point)

      DoublerTakeProfit adalah level take profit dari Doubler. Agar DoublerTakeProfit dapat berfungsi, fitur Doubler harus true

    6. DoublerStopLoss
      Value : 10 (default), 15, 20, dll (dalam point)

      DoublerStopLoss adalah level stop loss dari Doubler. Agar DoublerStopLoss dapat berfungsi, fitur Doubler harus true

    7. DoublerMultiplier
      Value : 0 (default), 1.5, 2, 3, dll

      DoublerMultiplier adalah kelipatan jumlah lot dari doubler. Khusus bila DoublerMultiplier 0 atau 1, maka berarti DoublerMultiplier dinonaktifkan lalu menggunakan input DoublerAddition sehingga lot menjadi pertambahan (bukan perkalian). Karena itu jika DoublerMultiplier diset 0 atau 1, DoublerAddition harus diisi. Misalkan anda isi DoublerAddition 0.1 maka pertambahan lot adalah 0.1, 0.2, 0.3 dst. Untuk multiplier selain 0 dan 1, sebagai contoh DoublerMultiplier 2 akan melipatkan lot 2x lot sebelumnya. Contoh 1,2,4,8 dst. Agar DoublerTakeProfit dapat berfungsi, fitur Doubler harus true

    8. DoublerAddition
      Value : 0.1 (default), 1.5, 2, 3, dll

      DoublerAddition adalah penambahan jumlah lot dari doubler. DoublerMultiplier dapat diset 0 atau 1. Misalkan anda isi DoublerAddition 0.1 maka pertambahan lot adalah 0.1, 0.2, 0.3 dst. Agar DoublerAddition dapat berfungsi, fitur Doubler harus true.

    9. DoublerStartLevel
      Value : 1 (default), 2, 3, dll

      DoublerStartLevel adalah setting pada level keberapa Doubler akan aktif. Agar DoublerStartLevel dapat berfungsi, fitur Doubler harus true.

    10. DoublerEndLevel
      Value : 0 (default), 2, 3, 4 dll

      DoublerEndLevel adalah setting pada level keberapa Doubler akan nonaktif. DoublerEndLevel harus diset lebih besar daripada DoublerStartLevel atau 0. Bila anda set ke 0, maka Doubler akan aktif selamanya. Agar DoublerEndLevel dapat berfungsi, fitur Doubler harus true.

    11. DoublerMaxOrder
      Value : 1 (default), 2, 3, 4 dll

      DoublerMaxOrder adalah berapa kali Doubler akan melakukan open posisi pada setiap level. Bila anda set 1 kali maka doubler akan open posisi maksimum sebanyak 1 kali pada setiap levelnya. Setelah berganti level maka DoublerMaxOrder akan memberikan quota baru lagi.

      Contoh : Setting DoublerMaxOrder 1, pada level satu telah profit dan doubler melakukan open posisi sebanyak 1 kali. Lalu setelah posisi itu close, tidak akan open lagi (quota habis untuk level 1). Setelah berganti level ke level 2, maka quota untuk open posisi akan kembali menjadi 1. Agar DoublerMaxOrder dapat berfungsi, fitur Doubler harus true.

  12. Time

    1. StartEATime
      Value : 2008.8.8 17:26 (default), dll

      StartEATime adalah fitur untuk mengaktifkan EA pada jam tertentu (sesuai time PC local atau time VPS bila menggunakan vps). Pastikan time local telah anda update sebelum menggunakan fitur ini. Gunakan format setting waktu sesuai contoh yang ada. yaitu Tahun.Bulan.Hari Jam:Menit. Untuk mengaktifkan fitur ini, isikan dengan format benar dan jangan menggunakan waktu yang sudah lewat!

    2. EndEATime
      Value : 0 (default), 2008.8.8 17:26, dll

      EndEATime adalah fitur untuk mengclose semua posisi dan mematikan EA pada jam tertentu. Jangan menggunakan fitur ini apabila anda tidak faham fungsinya. Untuk menonaktifkan fitur ini, isikan 0.

    3. StopLoopTime
      Value : 0 (default), 2008.8.8 17:26, dll

      StopLoopTime adalah fitur untuk mematikan perputaran (looping) dari EA. Untuk menonaktifkan fitur ini, isikan 0.

Menu
 Home
 Cara Menghasilkan Uang di Forex (HOT)
 Success Story (HOT)
 Mencari Uang di Internet dari Forex (HOT)
 Membuka Account Trading (Free)
 Forex Tutorial
 Forex Tutorial 2
 Technical Vs Fundamental
 Fundamental Analysis
 Forex Strategy (HOT)
 Trading Otomatis dengan Expert Advisor / Robot (HOT)
 Kelola Dana / Managed Account (New)
 Hall Of Shame / Fame
 Forex Resources
 About Us


BelajarForexPro © 2006 - 2010. All Rights Reserved